10 MASAKAN KHAS MELAYU RIAU

10 Masakan Khas Melayu Riau

1. Bolu Kemojo

kemojo1

Dipopulerkan kembali : 1998
Tipe : Kue/snack
Awalnya hanya sebagai konsumsi dalam keluarga
Asal : Pekanbaru

2. Roti Jala

jala2

Asal : Melayu Sumatera (Deli)
Tipe : Snack/bisa menjadi makanan sarapan/malam
Pelengkap : Kari Kambing (+ acar nanas, Deli), Kuah durian

3. Roti Canai

canai3

Asal : Malaysia/India, datang ke Riau melalui pedagang
Etimologi : Chennai (nama bandar di India)
Nama lain : Roti Pratha (Singapore, Malaysia)
Pelengkap : kuah dal/parpu, kari sambal ikan bilis
Tipe : snack, makan siang, makan malam

4. Asidah

asidah4

Bahan : Tepung, rempah
Pelengkap : Bawang Goreng
Tipe : snack

5. Kue Bangkit

bangkit5

Tipe : Snack
Rasa : Manis

6.Cencaluk

cencaluk6

Bahan : Udang rebon
Tipe : Sambal (pelengkap), lauk
Proses pembuatan : Fermentasi

7. Lempuk Durian

lempuk7

Bahan utama : Durian
Tipe : Snack (sejenis dodol)
Asal : Kab. Bengkalis

8. Laksamana Mengamuk

laksamanamengamuk8

Lebih baik disajikan dalam keadaan dingin
Bahan utama : Mangga Kuini
Legenda : Seorang laksamana yang mengamuk di sebuah kebun kuini karena istrinya dibawa lari oleh pemilik kebun kuini tersebut, amukannya membuat puluhan buah kuini tercincang dan jatuh di rumput, seorang wanita mengambil potongan buah kuini yang jatuh tersebut kemudian mencampurkan dengan santan dan gula merah, jadilah minuman segar yang dinikmati warga sekampung
Tipe : Dessert/minuman penutup

9. Mie Sagu

miesagu9

Asal : Tebing Tinggi, Meranti
Bahan utama : Sagu
Proses : Mie sagu pada umumnya digoreng/rebus
Tipe : Makanan utama, dapat juga dijadikan sebagai snack

10. Ikan Salai

salai10

Asal : Pelalawan
Bahan Utama : Ikan segar, pada umumnya selais (patin dan baung juga digunakan)
Proses : Pengasapan

Sumber : http://akhirnya-tau.blogspot.com/2013/10/11-makanan-khas-melayu-riau.html

STATISTIKA (METODE SAMPLING)

STATISTIKA (METODE SAMPLING)

1. Simple Random Sampling
Contoh : Seorang petugas mencatat meteran listrik di suatu populasi (ex: Desa Sukamandi Jaya) dengan mengambil sampel acak (ex:100 rumah) tanpa membedakan hal spesifik (ex: gender, suku, dsb)

2a. Proportional Stratified

Contoh : Di Desa Sukamakmur (populasi) terdapat 200 keluarga kelas bawah, 70 kelas menengah, dan 20 kelas atas  (total 290), maka jika seseorang ingin mengambil 100 (sampel), perbandingannya adalah –> Kelas bawah 200/290 * 100 =~ 69, kelas menengah 70/290 * 100 =~ 24, kelas atas 20/290 * 100 =~ 7.

2b. Non-proportional Stratified : Pada contoh diatas, jika salah satu stratum anggotanya sangat sedikit, bisa diganti ke stratum lain, contoh : 69:28:3 untuk bawah:menengah:atas

3. Cluster

Contoh : Ada populasi 200 KK pada desa Sukagiat, dapat dibagi menjadi 20 gugus, masing-masing 10 KK, peneliti dapat mengambil beberapa gugus (misal : 5 gugus) sebagai sampel

4. Systematic

Contoh : Ada populasi 250 anak pada Desa Sukahemat, berat badan 50 sampel akan diteliti setiap interval 5 (contoh : hanya anak ke 2, 7, 12, 17, … , 247 yang dijadikan sampel, dan penomoran memang harus benar-benar acak)

5. Area

Contoh : Provinsi Jawa Timur dibagi menjadi beberapa kota/kabupaten. Untuk mensensus pendapatan, Jawa timur (populasi) dapat dibagi menjadi daerah-daerah (kota/kabupaten), dan  diambil beberapa daerah untuk dijadikan sampel.

6. Nonrandom Convenience

Jika terdesak (co:ekonomi, waktu, dsb). Contoh seorang yang hanya mensurvei sampel beberapa kepala keluarga hanya pada jalan tertentu dari sebuah desa populasi, sampel terbatas karena kurangnya biaya

7. Nonrandom purposive (tujuan tertentu)

7a. Judgement

Contoh : delegasi/sukarelawan tertentu (sampel) dari suatu organisasi (populasi) yang dipilih berdasarkan kepercayaan pengelola organisasi untuk diteliti mengenai seluk beluk organisasi

7b. Quota

Contoh : 300 siswa kelas X, 350 siswa kelas XI, 350 siswa klas XII, populasi SMAN 1 Sukamaju, ingin diambil secara kebetulan (bukan acak) berdasarkan kuota 100, maka diambil 30:35:35 siswa kelas X:XI:XII,secara kebetulan berdasarkan kriteria tertentu

7c. Snowball

Contoh : Ketua kelas (populasi, 25 orang) tidak banyak tahu tentang anggotanya tentang pandangan politik, maka ia meneliti salah satu temannya untuk dijadikan sampel, kemudian menyuruh sampel tersebut untuk meneliti temannya sebagai sampel lain, dst

 

Image

CONTOH SKENARIO FILM PENDEK (BERDURASI 10 MENIT)

TERNYATA HANYALAH REKAYASA

Galih : Kak Reksa -kakak senior-
Matthew : Davin -mahasiswa ospek-
Opit : Thomas -mahasiswa ospek-
Fani : Adit -penjual air-
Ruth : Tari -Penjual dasi-
Patricia : Dina -jin bola lampu-

Davin dan Thomas, tetangga kos-kosan, universitas sama pula, dan dulu adalah sahabat di SMA.
Suatu hari… saat mereka ospek Universitas Sukaribut… di suatu “tempat terpencil” (dalam hal ini, di dekat gudang sanggar pramuka), biasanya tempat ospek para mahasiswa baru, Thomas dan Davin, 2 mahasiswa baru, disuruh mencari jalan ke kampus (dalam hal ini SMA Cendana) dalam waktu 30 menit tanpa petunjuk arah (kompas, GPS) dalam rangka hukuman ospek, karena mereka terlambat.

Thomas, Davin : Pagi Kak!!!
Kak Reksa (nada tinggi) : Pagi. Kenapa kalian terlambat!!! Hayo ngaku!!!
Thomas, Davin : Bangun terlambat!!!
Kak Reksa : Kalian takut kan diospek, makanya sengaja terlambat!!!
Thomas, Davin : Nggak juga!!!
Kak Reksa : Oh, kalian udah sengaja terlambat, berani bilang “nggak takut”. Mau menantang???
Thomas, Davin : Nggak Kak!
Kak Reksa : Kalian memang siap menerima hukumannya ospek??? Hukumannya, kalian harus mencari jalan sampai di kampus kita dengan cara apa saja!!! Kuberi waktu 30 menit!!!
Thomas : -melongo-
Davin : Hmmm….
Kak Reksa (nada tinggi) : Mental itu harus dibina. Kami dulu begini juga, lebih parah malahan!!!
Davin, Thomas (memelas)… Uh…
Kak Reksa (tegas) : Coba saya uji, Skotjam minimal 15 kali dalam 10 detik!!!
Davin, Thomas (skotjam)
Kak Reksa : Alah… cemen… Katanya dulu anak fitness, masa skotjam 15x dalam 10 detik aja nggak bisa… mahasiswa macam apa!!!
Davin : Tapi, Kak (memelas)
Kak Reksa : Tak ada tapi-tapi an, dalam hitungan ke 3, kalian CARI jalan ke kampus !!! Ingat 30 menit!!! Lebih, lihat saja konsekuensinya!!!
Davin, Thomas (muka memelas dan ketakutan) : Ya, Kak!!!
Kak Reksa : 1, 2, 3!!! 30 MENIT!!! (teriak)
Thomas : Kompas tak ada, GPS tak ada!!!
Kak Reksa : Katanya kau dulu anak pramuka, pakailah cara yang diajarkan pas pramuka itu!!! (teriak)
Kak Reksa : Sekarang, jalan berpisah!!! Thomas, ke kanan!!! Davin, ke kiri!!!
Thomas, Davin : (mengangguk)

Mereka pun mulai berjalan, berbeda arah.

Saat awal perjalanan…

Thomas (berbicara sendiri) : Mentang-mentang aku dulu anak pramuka, gini ospeknya!!!
Davin (berbicara sendiri) : Gara-gara sering ke fitness, tau aja tuh kakak… disuruh skotjam 15x dalam 10 detik…

15 menit berlalu…

(latar : dekat TK Cendana Rumbai)

Thomas (berbicara sendiri) : Aduh… Haus nih…
Thomas (dalam hati) : Mana waktu tinggal 15 menit lagi…
Thomas terus berjalan… dan…tiba-tiba melihat ada bola lampu bekas…
Thomas (berbicara sendiri) : Ambil aja lah… siapa tahu…
Thomas pun menggosok-gosok bola lampu tersebut…
dan tiba-tiba… datang sesosok jin… (Dina, muncul dari belakang Thomas)
Dina (jin) : Terima kasih. Telah mengeluarkanku dari sini. Saya bebas… setelah puluhan tahun terperangkap di sini… Sekali lagi, terima kasih.
Thomas : (terkejut) Sama-sama.
Dina (jin) : Sebagai hadiahnya… Saya akan kabulkan tepat satu permintaanmu.
Dina (jin) : Baiklah, sekarang apa permintaanmu tersebut?
Thomas : Saya tersesat, dan ingin tahu jalan ke Universitas Sukaribut.
Dina (jin) : Baiklah. Saya beritahu petunjuknya. Lurus, nanti ada penjual dasi, tanya aja sama si penjual dasi tersebut.
Thomas : Apa hubungannya?
Dina (jin) : (pergi -jin tersebut tidak melayani pertanyaan tambahan, karena dianggap sebagai permintaan lain-)
Thomas (bingung, berbicara sendiri) : Kampus, dasi, kampus, dasi, kampus, dasi, apa hubungannya…
Thomas (masih berbicara sendiri, dengan bingung), Mungkin aja maksudnya…

Sementara itu… saat Thomas sedang dalam perjalanan menuju penjual dasi, Davin yang kehausan sudah duluan sampai di toko penjual dasi…

Percakapan antara Davin dan penjual dasi (Tari)

Davin : Kak, boleh nanya, lagi haus nih. Dimana warung terdekat untuk beli air minum? Yang gratis, soalnya nggak bawa uang. Katanya ada?
Tari (penjual dasi) : Warung terdekat? Lurus, terus pas tepat sebelum pertigaan, kan ada tempat olahraga (dalam hal ini GOR), nah di depannya ada orang jual air minum, gratis kok!
Davin : Oh, begitu.
Tari : Tapi, ada syaratnya… Beli dulu dasinya… Gratis kok!!!
Davin : (nada emosi) : Aneh, masa orang haus disuruh beli dasi?
Tari : Beli saja, gratis kok!
Davin (nada emosi) : Ah, sudahlah!

Davin tidak jadi membeli dasi, dan langsung pergi berjalan, dengan rasa lelah karena kehausan, mengikuti instruksi sang penjual dasi.

Beberapa saat kemudian… Sementara, waktu tinggal 10 menit… dan terus berjalan…

Sesampainya di tempat penjual air minum …

Davin : Om, aqua gelas 1!!!
Adit : Harganya 1500 dek!
Davin : Ha? Katanya gratis? Aku nggak bawa uang nih!
Adit : Siapa bilang?
Davin : Kata si penjual dasi disana!
Adit : Makanya itu, dia nawarin dasi gratis, disini, aqua cuma gratis untuk orang yang BERDASI!!!
Davin : (SIALLLLL!!!!!)

Davin pun bergumam…

Davin : Begitu toh, tak sia-sia si penjual dasi itu tawarin dasi… nih waktu tinggal 8 menit… mana kehausan lagi… balik lagi ke tempat tadi… jauh… cuma gara-gara dasi…
Davin (berbicara sendiri) : Nggak apa-apa lah kehausan, daripada diberi hukuman tambahan, waktu sedikit lagi, mending langsung aja cari-cari jalan ke sekolah…

Thomas pun, setelah mengalami hal yang sama dengan Davin, tiba-tiba bertemu dengan Davin, saat mencari jalan ke kampus.

Sementara : Waktu tinggal 3 menit lagi…

Davin : Waktu tinggal 3 menit lagi… gara-gara soal dasi, habis waktu kita!!!
Thomas : Iya nih, mana haus lagi!
Davin : Sama, aku juga haus!
Thomas : Bagaimana kalau cari tumpangan…
Davin : Jangan lagi… tanggung juga 3 menit…
Thomas : Iya nih… dan kita masih di sekitar-sekitar sini…

Davin dan Thomas pun kembali jalan berpisah…

beberapa saat kemudian, tiba – tiba… datang sesosok manusia dari belakang Thomas… dan ternyata ia adalah Kak Reksa…

Kak Reksa : TEEEEET!!!!! WAKTU HABIS…
Kak Reksa : mau konsekuensi yang lebih parah?
Thomas : Jangan, Kak!
Kak Reksa : Jangan, jangan, akui dulu, apa kesalahanmu?
Thomas : Terlambat, Kak!
Kak Reksa : Kok bisa? Anak pramuka tahu lah cara mencari jalan keluar!!!
Thomas : Sebenarnya bisa tadi kak, cuma gara-gara soal dasi… hilang waktu 10 menit…
Kak Reksa : Makanya turuti perintah orang! Kalau si penjual bilang “beli dasi, gratis”, beli aja… Hemat waktu 10 menit…
Thomas : Oh, kok kakak tau ada penjual dasi?
Kak Reksa : Penjual dasi, penjual air, itu semua teman kakak!!!
Davin pun datang…
Davin (nyeletuk) : Senior apa, sukanya bikin skenario, hukum nggak jelas!
Kak Reksa : (emosi) : DIAM!!! SAYA SEDANG BERBICARA DENGAN THOMAS.
Davin (takut) : Kak, maksudnya…
Kak Reksa (tambah emosi) : DIAM!!! MAU KAKAK HUKUM LEBIH PARAH???
Davin (gugup) : Nggak, Kak!
Kak Reksa : MAKANYA, JANGAN IKUT CAMPUR URUSAN ORANG LAIN!!!
Kak Reksa : INI MEMANG CUMA SKENARIO… DAMPAKNYA BUAT MENTAL KALIAN. MAU LIHAT CONTOH SKENARIO BESAR, YANG DAMPAKNYA KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA???
Davin, Thomas : (bingung)

Saat pulang, sore harinya… di kamar kos Davin (kamar tidur di sanggar pramuka)… Davin dan Thomas berkumpul.

Davin pun membuka internet di HPnya, dan melihat berita mengenai penangkapan terduga teroris.
Davin : Aduh, teroris lagi, teroris lagi…
Thomas : Ah, itu cuma rekayasa
Davin : Rekayasa?
Thomas : Lihat aja, kan kemarin ada kasus korupsi besar?
Davin : Terus?
Thomas : Seolah hilang ditelan berita “terduga teroris”
Davin : Nggak juga. Kebetulan kali?
Thomas : Sebelumnya juga gitu. Coba aja perhatiin…
Davin : Hmm iya juga ya…

Tiba-tiba datang sesosok manusia… yang ternyata telah mengikuti mereka…

Kak Reksa : Itu dia contohnya, “terduga teroris”
Davin : Oh…
Kak Reksa : Jadi kalian mau dihukum tambahan…
Davin : Tapi yang tadi cuma skenario (rekayasa) Kak???
Kak Reksa : Memang… Sama kaya “terduga teroris” yang muncul cuma pas lagi ada kasus korupsi besar di pemerintah…
Thomas : Mungkin aja si “terduga teroris” dipelihara pemerintah, nanti pas ada korupsi besar, dimanfaatkan buat pengalihan isu…
Kak Reksa : Mungkin aja… Yang
Davin : Kalau mau mengalihkan isu ya… pakai hal yang bagus aja lah… misalnya tentang makanan, tempat bersejarah, dsb… berita cuplikan…
Kak Reksa : Benar juga…
Kak Reksa : Jadi, tujuan Kakak tadi menghukum kalian pakai cara yang aneh, adalah untuk memberi tahu kalian, secara tidak langsung, bahwa negara kita ini sudah penuh dengan rekayasa, dan skenario busuk…
Davin, Thomas : Iya juga ya…
Kak Reksa, Davin, Thomas (berbarengan) : Alangkah lucunya negeri ini…
TAMAT

GLOBAL WARMING

PEMANASAN GLOBAL

  1. EFEK RUMAH KACA

Terjadi efek rumah kaca di planet kita. Jika tak ada efek rumah kaca, planet kita akan membeku. Gas-gas efek rumah kaca, antara lain adalah CO2, CH4, dan H2O. Efek rumah kaca pada planet kita adalah penyerapan energi panas matahari oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer.

  1. GAS RUMAH KACA (CO2)

CO2 berasal dari hasil pembakaran sempurna zat yang mengandung atom C. Konsentrasi gas CO2 meningkat, dan mengalami perubahan pada siklus panjang (periode puluh-ratusan ribu tahun) sejak industrialisasi. Pada siklus yang lebih besar (periode puluhan juta tahun), konsentrasi CO2 pernah mencapai sekitar 2 kali lipat konsentrasi sekarang (760 ppm, sekarang sekitar 380-400 ppm).

  1. KITA MENUJU “ZAMAN ES”???

maunder

Ada pendapat yang menyatakan bahwa bumi kita sedang menuju pada “zaman es”. Pada akhir abad ke-17 terjadi ”zaman es” kecil yang disebabkan penurunan aktivitas matahari (Maunder Minimum pada grafik di atas), yang menyebabkan musim dingin yang sangat dingin (bahkan sungai Thames membeku) di Eropa, yang secara umum dikenal dengan musim dingin yang cukup “hangat” (tidak terlalu dingin untuk ukuran garis lintangnya).

  1. PENYEBAB UTAMA PEMANASAN GLOBAL : KENTUT HEWAN TERNAK?

Tahukah Anda, bahwa kentut hewan ternak mengandung gas metana (CH4 yang juga bertanggung jawab atas sedikitnya 51% pemanasan global? (Watch Magazine, Nov-Des 2009) Potensi pemanasan gas CH4 23 kali gas CO2.

E. Urban Heat Island

Adalah suatu daerah yang secara signifikan lebih panas (terlihat pada suhu minimum per hari) daripada sekelilingnya, walaupun berkedudukan di garis lintang, ketinggian, dan pola iklim yang sama, akibat aktivitas urban (kota), yang prosesnya terjadi selama puluhan-ratusan tahun. Contoh terlihat jelas di Jakarta. Rata-rata suhu minimum per hari di pusat kota (sekitar 24-250 C) sedikit lebih besar daripada pinggiran (230 C). Hal ini tidak terjadi sekitar 100-200 tahun lalu!!! Akibat Pemanasan Global : Kenaikan permukaan air laut Selama seabad terakhir, permukaan air laut naik antara 10-25 cm. Penyebabnya adalah menghangatnya atmosfer sehingga air laut juga menghangat. Ini membuat sebagiat daratan tenggelam, erosi dari tebing, pantai, bukit pasir meningkat, dan mempengaruhi ekosistem pantai.

  1. Badan Pencegahan Pemanasan Global
  2. Intergovermental Panel On Climate Change

Sebuah Badan Naungan PBB Memberikan pemahaman tentang perubahan iklim berdasarkan studi teknis, sosial, ekonomi Bertujuan mencerminkan berbagai pandangan dan keahlian Menurut IPCC, penyebab pemanasan global adalah meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat dari kegiatan manusia (Antropogenik)

  1. Asia Pacific Partnership on Clean Development and Climate

Anggota : negara Asia-Pasifik Menghasilkan beberapa kesepakatan untuk menurunkan/memperlambat pemanasan global Tetapi, karena tidak mengikat, bentuk kesepakatan tersebut dikritik oleh pegiat lingkungan.

  1. Protokol Kyoto

Merupakan amandemen terhadap perjanjian negara anggota PBB mengenai perubahan iklim. Negara-negara yang meratifikais protokol Kyoto berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dioksida, metan, nitrous oxide, sulfur heksafluorida, HFC, dan PFC.

  1. Usaha Pencegahan Pemanasan Global
  2. Rumah Ramah Lingkungan.

Kurangi pemakaian listrik. Di Jepang bahkan pemerintah menghimbau rakyatnya untuk menyetel AC paling dingin 28C dan pemanas paling hangat 20C untuk menghemat energi. Belakangan ini juga ada himbauan untuk AC kantor harus disetel paling dingin 25C, untuk menghemat energi.

  1. Gunakanlah sistem tebang pilih, yaitu tebang pohon-pohon yang sudah agak tua. Jangan tebang pohon yang masih banyak manfaatnya, karena hutan = pohon = paru-paru dunia.
  2. Reboisasi. Penghijauan setelah tebang pohon.
  3. Kendaraan ramah lingkungan.
  4. Lampu hemat energi (LED), biasa 11-23 Watt, 80% lebih hemat dan efisien.
  5. Menanam pohon di pekarangan rumah sebagai paru-paru bumi.

CONTOH TEKS BAHASA INGGRIS “TIPS PROCEDURE TEXT”

TIPS PROCEDURE TEXT – EXAMPLE
“7 Tips for Blogging Success

(A. Brief Review)

When I started my first blog, I had no idea what I was supposed to do. And the information available online was very limited compared to today. So, I had to learn the hard way.

Now, nine years and many blogs later, I would not change a thing. My mistakes have taught me a lot. The most important lesson? Success has a lot to do with your audience. You have to know for whom you write!

(B. Aim/Goal)

Of course, this is not the only thing. Here are seven more tips to create a winning blog.

(C. Tips/Steps)

  1. Write About Your Passions

What do you like the most about what you do? What makes you special as an entrepreneur? Let people know what keeps you awake at night!

In my career, I have worked as a French teacher, translator, social media coach / instructor, author, journalist, reviewer, and content curator. All these occupations have given me a unique insight that I love sharing on my blog. And my readers enjoy my take on things.

Successful blogging is not just about great content. It also has a lot to do with the stories you tell.

  1. Show off Your Expertise

Do you have experience in a specific field? Is there a topic on which you have done a lot of research and read extensively? Write on it!

Your blog is a direct extension of your brand. It is the perfect place to give potential customers a glimpse of what you can do for them and to connect with your audience in a more personal manner than a website.

The more valuable and relevant your posts are, the more people will come to trust and recommend you to others.

  1. Be Consistent

When they get started with their blogs, a majority of people expect to generate positive results fast — tons of traffic, advertising opportunities, etc. So, when nothing goes according to plan, they give up.

“This blogging thing is pure hype,” they say before deleting their site. Which, of course, is a big mistake.

The “build it and they will come” approach has never worked, especially on the Internet. What does, though, is consistency.

No one is asking you to publish new articles five times a week. However, it is important to try and stick to a specific schedule to build excitement and loyalty around your work.

Further, stay focused on the same narrow topic. And if you become interested in covering a different one, open another blog, in order to continue attracting the right crowd.

  1. Pay Attention to Keywords

As a blogger, your goal is not to attract everybody. What you are looking for is highly targeted traffic.

Writing quality articles is a great start. However, discovery in search engines is dependent upon content optimization. Include keywords in your posts to help keep your blog very specific and others find you more easily.

I am not talking about keyword stuffing here, but about relevancy.

  1. Do Not Overlook Design

What is the first thing a visitor notices when they land on a blog? Its design, of course. And if it is not attractive, they will leave within a few seconds — without even taking the time to read anything.

Design plays an important role in the public perception of your work. So, make sure that the one you choose for your blog reflects the niche in which you wish to establish yourself – and not your personal tastes. Simple, appealing and unique, while complementing your content.

Also, pay attention to colors. For example, blue creates a sense of calm and focus, while green evokes growth, nature and wealth. You can read this article for more information.

  1. Use Your Common Sense

Stop believing the get-rich-quick schemes: Blogging alone will never make you a millionnaire.

What it will do for you, though, is open doors. It will help you establish your name and increase your reach. And in the long run, people who trust you will buy your products and / or services.

Of course, this will not happen overnight. Focus on quality and continue working hard.

  1. Promote Your Content Intelligently

Many bloggers automate the promotion of their content, forget to monitor social media mentions, and rarely respond to comments.

To be effective, blogging requires a “human” presence. Sharing your posts without making room for interactions is a sure way to alienate your audience.

(D. Conclusion)

Remember this: It is not about you. It is about them. So, show them that you care.

Source : https://www.linkedin.com/pulse/20140530183927-41277595-7-tips-for-blogging-success

RINGKASAN MATERI OLAHRAGA (SOFTBALL, BADMINTON, SILAT)

GALIH RINEKSA
XI IPA 2

SMA CP

MINGGU, 08 MARET 2015

MATERI OLAHRAGA

SOFTBALL
Softball tercipta ketika beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika mereka di klub Farragut Boat. Saat itu skor akhir diumumkan, dan seorang alumnus Yale melemparkan sebuah sarung tinju dengan antusias ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul kearah sarung tinju tersebut. Melihat hal tersebut maka seorang reporter Chcicago Board of Trade, George Hancock memiliki ide untuk membuat sebuah permainan baru. Sarung tinju tersebut diikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Saat itu sebagai pemukul digunakan sapu.

Kini Softball adalah salah satu cabang olahraga terkenal, bahkan hingga internasional.Bahkan dibentuk Federasi Softball International.

Terdapat tiga tipe permainan sofbol:

  1. Fast pitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola.
  2. Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya adalah untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch.
  3. Kecepatan lemparan pelempar bola dalam modball berada di antara fast dan slow pitch. Kecepatan bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu.
  4. Slow pitch softball memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola.

TEKNIK DASAR SOFTBALL
1. Teknik melempar bola/Throwing

Melempar sama pentingnya dalam mematikan laju lawan dalam permainan softball maupun baseball, baik ketika lawan menjadi batter maupun menjadi runner. Semua gerakan ini memerlukan tingkat koordinasi dan akurasi yang tinggi. Prinsip dari gerakan melempar harus serangkaian gerak yang dipecah menjadi beberapa segmen atau bagian.Atau bisa disebut juga gerak berantai. Dengan memperhatikan gerakan melempar, pertama kali yang dilakukan pemain pada saat melempar yaitu memindahkan berat badannya dari kaki belakang ke kaki depan. Jadi yang bekerja ialah tungkai terlebih dahulu, dilihat dari tumpuannya bagian pangkal atau yang kuat bekerja lebih dahulu. Dari pangkal berturut-turut ke segmen diatasnya terus sampai ke bagian ujung yaitu jari tangan.

Berikut cara melempar bola yaitu biasanya digunakan oleh seorang pitcher ( pelambung bola)

  1. Berdiri sikap melangkah.
  2. Bola dipegang di depan badan.
  3. Pandangan ke arah pemukul.
  4. Tangan yang memegang bola diputar ke atas, ke belakang lalu ke depan.
  5. Sebelum tangan kembali ke sikap awal, pada saat tangan kanan di samping badan, lepaskan bola ke depan, dan usahakan ketinggian bola di antara lutut dan bahu pemukul.
  6. Akhiri gerakan kaki kanan ke depan, berat badan dibawa ke depan.

Bola yang dilemparkan dengan baik, ialah bola yang berada di atas home base di antara lutut dengan bahu si pemukul. Jika bola dilemparkan dengan baik maupun tidak, dinamakan strike. Apabila bola dilemparkan salah, yaitu tidak berada di atas home base antara lutut dan bahu si pemukul, dinamakan ball, bisa juga disebut strike.

Teknik menangkap bola

Seorang pemain softball atau baseball tentu harus dibekali juga teknik atau cara menangkap yang benar, baik hasil pitching, hasil lemparan dari teman satu tim dan dari hasil pukulan baik yang melayang di udara atau deras menyusuri tanah atau bola yang mantul sangat keras. Bola melayang di udara ada beberapa macam apalagi bola tersebut berputar baik yang disengaja atau yang tidak disengaja.Seperti contoh hasil lemparan pitcher yang berpola yang pada dasarnya adalah untuk menyulitkan seorang pemukul (batter), bola yang tidak berpola misalnya hasil dari pukul yang tidak mudah untuk dilihat dari putarannya atau spin-nya.

Hasil lemparan juga sangat tergantung dari teknik melempar dari masingmasing orang, bagaimana ciri khas atau typical-nya. Kesemua jenis bola yang melayang tadi, tentu kita tidak hanya belajar dari lempar tangkap saja tetapi ada gaya yang mempengaruhi sehingga bola tersebut harus di antisipasi dan dikuasai oleh penangkap baik menjadi seorang catcher atau seorang fielder. Bola yang bergerak sangat cepat harus ditangkap tanpa melukai atau menciderai si penangkap ini sama saja dengan gerakan meredam impact. Gerakan menangkap ini adalah seperti gerakan yang memanipulasi objek (bola), gaya yang berupa impact ini besarnya ada yang sedang-sedang saja, ada yang cukup besar, bahkan ada yang sangat besar untuk ditahan. Oleh karena itu untuk impact yang besar perlu gaya tersebut dikurangi dengan jalan meredam, menghisap atau memecahkannya.

Menangkap bola biasa digunakan oleh pemaian catcher atau pemain jaga berikut cara-caranya dan pembagian menangkap bola. Tujuan teknik menangkap bola, yaitu menangkap bola dari teman atau satu tim dalam bermain.

Ada beberapa macam menangkap bola, yakni :

  1. Rendah
  2. Lurus
  3. Tinggi (Melambung)

Cara menangkap bola rendah langkah-langkahnya, adalah:

  1. Menghadap ke arah datangnya bola kedua kaki sedikit dirapatkan
  2. Badan dibungkukkan ke depan
  3. Kedua telapak tangan menghadap ke bola membentuk mangkuk.

Cara menangkap bola lurus langkah-langkahnya, adalah:

  1. Menghadap ke arah bola datang.
  2. Kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut agak ditekuk.
  3. Posisi badan agak condong ke depan kedua tangan dicondongkan lurus ke depan.
  4. Kedua telapak tangan menghadap ke arah bola membentuk mangkuk.
  5. Gerakan diarahkan pada bola yang datang
  6. Usahakan masuk di antara dua tapak tangan tutup dengan jari-jari dan tarik ke arah dada untuk meredam kecepatan bola.

 

Cara menangkap bola melambung adalah :

 

  1. Berdiri dengan salah satu kaki di depan dan kaki yang lainnya dibelakang.
  2. Bola diarahkan kea rah lemparan dengan menarik tangan lurus ke belakang melewati atas kepala.
  3. Lemparan dimulai dengan mengayunkan tangan lempar melalui atas kepala.
  4. Bersamaan itu bola dilepaskan melambung tinggi di atas kepala dibantu dengan lecutan tangan.

Teknik memukul bola

  1. Berdiri menyamping ke arah pitcher.
  2. Memukul bola yang dilemparkan.
  3. Fokuskan keterampilan gerakan memegang stick (tongkat), ayunan lengan, dan pandangan fokus terhadap bola.

 

 

 

 

Teknik sliding

Adalah gerakan meluncur dengan menjatuhkan badan guna menghindarai ketukan bola oleh penjaga base. Setelah dapat mendekati base yang dituju memindahkan berat badan kebelakang dengan menjatuhkan badan bersamaan dengan salah satu kaki dijulurkan kearah base.

Jarak Lintasan antar marka

  1. Fast pitch : 60 kaki
  2. Slow Pitch : 60 atau 65 kaki

Jarak pitching fast pitch

  1. Dewasa puteri : 43 kaki
  2. Di bawah 18 tahun puteri = 40 kaki
  3. Putera = 46 kaki
  4. Jarak pitching slow pitch
  5. Puteri (kecuali dewasa univ.) = 46 kaki
  6. Putera Dewasa = 50 kaki
  7. Putera di bawah 18 tahun = 46 kaki

 

PENCAK SILAT

Merupakan suatu seni bela diri asal Indonesia yang dapat difungsikan sebagai olahraga (dipertandingkan dalam SEA Games). Pada 18 Mei 1948 terbentuklah IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

ISTILAH-ISTILAH

Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkokoh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kokoh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).

Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.

Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.

Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.

Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.

Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.

Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.

4 Aspek Pencak Silat adalah :

  1. Spiritual (unsur gaib),
  2. Seni budaya (nilai budaya suatu derah)
  3. Olahraga (kebugaran)
  4. Bela diri (kekuatan melawan musuh)

TINGKAT KEMAHIRAN

Secara ringkas, murid silat atau pesilat dibagi menjadi beberapa tahap atau tingkat kemahiran, yaitu:

  1. Pemula, diajari semua yang tahap dasar seperti kuda-kuda,teknik tendangan, pukulan, tangkisan, elakan,tangkapan, bantingan, olah tubuh, maupun rangkaian jurus dasar perguruan dan jurus standar IPSI
  2. Menengah, ditahap ini, pesilat lebih difokuskan pada aplikasi semua gerakan dasar, pemahaman, variasi, dan disini akan mulai terlihat minat dan bakat pesilat, dan akan disalurkan kepada masing-masing cabang, misalnya Olahraga & Seni Budaya.
  3. Pelatih, hasil dari kemampuan yang matang berdasarkan pengalaman di tahap pemula, dan menengah akan membuat pesilat melangkah ke tahap selanjutnya, dimana mereka akan diberikan teknik – teknik beladiri perguruan, dimana teknik ini hanya diberikan kepada orang yang memang dipercaya, dan mampu secara teknik maupun moral, karena biasanya teknik beladiri merupakan teknik tempur yang sangat efektif dalam melumpuhkan lawan / sangat mematikan .
  4. Pendekar, merupakan pesilat yang telah diakui oleh para sesepuh perguruan, mereka akan mewarisi ilmu-ilmu rahasia tingkat tinggi.

BADMINTON (BULU TANGKIS)

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh 2 orang (tunggal) atau 2 pasangan (ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan (“kok” atau “shuttlecock”) melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu Tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.

Perlengkapan

Raket bulutangkis secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.

Jenis senar untuk bulu tangkis berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.

Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.

Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

Memainkan bulu tangkis

Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulu tangkis. Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis. Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan “keluar”. Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin. Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.

Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis

  1. Cara Memegang Raket

Pegangan raket ada tiga macam, yaitu:

  1. Pegangan forehand (pegangan dasar)

Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.

  1. Pegangan backhand

Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.

  1. Pegangan pukul kasur/Amerika

Cara pegangan ini adalah mula-mula raket diletakkan secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah raket pada pegangannya, sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jaritelunjuk menempel pada bagian permukaan yang lebar.

  1. Teknik Pukulan

Teknik pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulutangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke lapanagn lawan. Terdapat macam-macam teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu:

Pukulan Servis

Pukulan servis merupakan pukulan dengan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis, yaitu

  1. Pukulan servis pendek
  2. Pukulan servis panjang
  3. Pukulan servis mendatar
  4. Pukulan servis cambuk

Pukulan Lob

Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Overhead lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang.
  2. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang.

Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke area lawan. Partai tunggal dan ganda memiliki area servis yang berbeda seperti yang diilustrasikan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan “keluar” dan poin untuk penerima servis. Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis. Posisi kanan untuk jumlah poin genap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat jumlah poin masih nol. Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertama kali ditentukan dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set sebelumnya.

Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:

Sistem pindah bola

Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai “orang pertama”. Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan. Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi “orang pertama” saat melakukan servis. Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua. Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh “orang pertama”.

Sistem reli poin

Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua. Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut. Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3×21 reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set.

Sejarah

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok.

Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul “Badminton Battledore – a new game”.

Induk organisasi

International Badminton Federation (IBF) didirikan pada tahun 1934. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.

Nilai =

Paraf =

Sumber

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Pencak_silat
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Bulu_tangkis
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Sofbol
  4. http://www.volimaniak.com/2014/09/teknik-dasar-permainan-softball.html

 

 

BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA DAN GURU

BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA DAN GURU
بِسۡمِ اللهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِ
A. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA
Berbakti kepada kedua orang tua merupakan kewajiban seorang muslim. Sebagaimana hadits Nabi SAW, “Rida Allah terletak pada Ridha Orang Tua, Murka Allah terletak pada Murka Orangtua (HR. Baihaqi). Kedua orang tua telah susah payah mengurus kita sejak kecil. Ibu mengandung, melahirkan, dan merawat anak. Bapak bekerja membanting tulang demi menafkahi keluarga.
Firman Allah dalam QS Al – Isra 23-24 :

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا (17:23)
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا (17:24)

“Dan Tuhanmu telah memerintahkanmu agar jangan menyembah selain kepada-Nya, dan berbuat baik kepada kedua orang tua. Jika salah seorang atau keduanya (dari orang tuamu) mencapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah kamu mengatakan “ah” kepada mereka, dan janganlah kamu menghardik mereka, dan katakanlah kepada merkeka kata-kata yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh rasa sayang, dan ucapkanlah “Wahai Tuhanku, Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah memeliharaku pada waktu kecil”
Ayat diatas mengandung makna bahwa kita harus membalas budi kebaikan kedua orang tua, dan mendoakan mereka.
Berbakti kepada kedua orang tua adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT, selain shalat pada waktunya dan berjihad di jalan-Nya. Imam Adz-Dzahabi menjelaskan, berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) hanya dapat direalsiasikan dengan memenuhi 3 bentuk kewajiban, yaitu menaati segala perintah orang tua selagi bukan maksiat; menjaga amanah harta titipan/pemberian orang tua; dan membantu/menolong orang tua bila mereka dibutuhkan.
Hikmah berbakti kepada orang tua adalah sebagai berikut.
1. Merupakan amal yang paling utama.
2. Apabila orang tua ridha, maka Allah pun ridha, atas amal yang kita perbuat.
3. Dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, yaitu dengan bertawasul dengan amal shaleh tersebut.
4. Diluaskan rezeki dan panjang umur.
5. Dimasukkan kedalam surga oleh Allah swt.
B. BERBAKTI KEPADA GURU
Guru harus dihormati. Kedudukan guru sangatlah tinggi. Beliaulah yang mengajarkan kita ilmu. Beliaulah orang tua kita di sekolah. Imam Al-Ghazali menempatkan posisi guru langsung dibawah para Nabi. Guru adalah para alim ulama (yang mengetahui). Kita harus rendah hati terhadap guru meskipun ilmu kita lebih tinggi. Jika terjadi perbedaan pendapat, beragrumenlah dengan cara yang baik (mujadilah bil-lati hiya ahsan). Niscaya ilmu yang didapat menjadi berkah, dan kita akan diberi pahala oleh Allah Swt. dan masuk kedalam surga-Nya.
Nilai =
Paraf =
اَلۡحَمۡدُ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَۙ‏

CONDITIONAL SENTENCES

CONDITIONAL SENTENCES

Implicative : “if/when X, Y” = Factual. If X happens, than 100% chance that Y.

Ex: If you put some water in the -30 degree freezer, it will freeze.

Predictive : Hypothetical.

Ex : If my grade are lower than 70%, I’ll take remedial.

Counterfactual/Speculative : Unlikely / false.

Ex : If I had stopped school, I would have worked in an industry.

Grammar

0 : Present-present (simple)

Ex : If you eat more carbohydrate, you have more energy.

1 : Predictive (present-future)

Ex : If you study harder, you will get higher grades.

2 : Hypothetical (past-future – would)

Ex : If you studied harder, you would get higher grades.

3 : Counterfactual (past perfect)

Ex : If you had finished the homework, you would have submitted it.

Mixed : Mix of 2,3 (counterfactual)

Ex : If you slept in a cooler room, you would have slept well.

If you had checked again your exam paper, you wouldn’t worry much about small mistakes.

INTEGRASI NASIONAL DAN ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA

Integrasi Nasional dan Ancaman serta Cara Menanggulangi Disintegrasi Nasional

Pengertian Integrasi Nasional

Istilah integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional. Istilah integrasi mempunyai arti pembauran/penyatuan sehingga menjadi kesatuan yang utuh / bulat. Istilah nasional mempunyai pengertian kebangsaan, bersifat bangsa sendiri, meliputi suatu bangsa seperti cita-cita nasional, tarian nasional, perusahaan nasional.

Nazaruddin berpendapat istilah integrasi nasional merujuk kepada seluruh unsur dalam rangka melaksanakan kehidupan bangsa, meliputi sosial, budaya ekonomi, maka pada intinya integrasi nasional lebih menekankan persatuan persepsi dan prilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Dengan demikian Integrasi nasional dapat diartikan penyatuan bagian-bagian yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh, atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa.

Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Faktor-faktor pendorong integrasi nasional sebagai berikut:

  1. Faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib dan seperjuangan.
  2. Keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.
  3. Rasa cinta tanah air di kalangan bangsa Indonesia, sebagaimana dibuktikan perjuangan merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan.
  4. Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara, sebagaimana dibuktikan oleh banyak pahlawan bangsa yang gugur di medan perjuangan.
  5. Kesepakatan atau konsensus nasional dalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa kesatuan bahasa Indonesia.
  6. Adanya simbol kenegaraan dalam bentuk Garuda Pancasila, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Faktor-faktor penghambat integrasi nasional sebagai berikut:

  1. Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras dan sebagainya.
  2. Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
  3. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan,
  4. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
  5. Adanya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
  6. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung.
  7. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak (majalah, tabloid), atau media elektronik (televisi, radio, film, internet, telepon seluler yang mempunyai fitur atau fasilitas lengkap).

Problematika dan solusi dalam integrasi nasional

Problematika

Masalah integrasi nasional di Indonesia sangat kompleks dan multidimensional. Disintegrasi bangsa dapat terjadi karena adanya konflik vertikal dan horizontal sebagai akibat tuntutan demokrasi yang melampaui batas, konflik antara elite politik, lambatnya pemulihan ekonomi, lemahnya penegakan hukum dan HAM serta kesiapan pelaksanaan Otonomi Daerah.

Problematika dalam integrasi nasional dapat dilihat dari berbagai aspek sebagai berikut :

Geografi. Letak Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan kepulauan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Daerah yang berpotensi untuk memisahkan diri adalah daerah yang paling jauh dari ibu kota, atau daerah yang besar pengaruhnya dari negara tetangga atau daerah perbatasan, daerah yang mempunyai pengaruh global yang besar, seperti daerah wisata, atau daerah yang memiliki kakayaan alam yang berlimpah.

Demografi. Pengaruh (perlakuan) pemerintah pusat dan pemerataan atau penyebaran penduduk yang tidak merata merupakan faktor dari terjadinya disintegrasi bangsa, selain masih rendahnya tingkat pendidikan dan kemampuan SDM.

Kekayaan Alam. Kekayaan alam Indonesia yang sangat beragam dan berlimpah dan penyebarannya yang tidak merata dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya disintegrasi bangsa, karena hal ini meliputi hal-hal seperti pengelolaan, pembagian hasil, pembinaan apabila terjadi kerusakan akibat dari pengelolaan.

Ideologi. Akhir-akhir ini agama sering dijadikan pokok masalah didalam terjadinya konflik di negara ini, hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman terhadap agama yang dianut dan agama lain. Apabila kondisi ini tidak ditangani dengan bijaksana pada akhirnya dapat menimbulkan terjadinya kemungkinan disintegrasi bangsa, oleh sebab itu perlu adanya penanganan khusus dari para tokoh agama mengenai pendalaman masalah agama dan komunikasi antar pimpinan umat beragama secara berkesinambungan.

Politik. Masalah politik merupakan aspek yang paling mudah untuk menyulut berbagai ketidak nyamanan atau ketidak tenangan dalam bermasyarakat dan sering   mengakibatkan konflik   antar masyarakat yang berbeda faham apabila tidak ditangani dengan bijaksana akan menyebabkan konflik sosial di dalam masyarakat. Selain itu ketidak sesuaian kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang diberlakukan pada pemerintah daerah juga sering menimbulkan perbedaan kepentingan yang akhirnya timbul konflik sosial karena dirasa ada ketidak adilan didalam pengelolaan dan pembagian hasil atau hal-hal lain seperti perasaan pemerintah daerah yang sudah mampu mandiri dan tidak lagi membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat, konflik antar partai, kabinet koalisi yang melemahkan ketahanan nasional dan kondisi yang tidak pasti dan tidak adil akibat ketidak pastian hukum.

Ekonomi. Krisis ekonomi yang berkepanjangan semakin menyebabkan sebagian besar penduduk hidup dalam taraf kemiskinan. Kesenjangan sosial masyarakat Indonesia yang semakin lebar antara masyarakat kaya dengan masyarakat miskin dan adanya indikasi untuk mendapatkan kekayaan dengan tidak wajar yaitu melalui KKN.

Sosial Budaya. Pluralitas kondisi sosial budaya bangsa Indonesia merupakan sumber konflik apabila tidak ditangani dengan bijaksana. Tata nilai yang berlaku di daerah yang satu tidak selalu sama dengan daerah yang lain. Konflik tata nilai yang sering terjadi saat ini yakni konflik antara kelompok yang keras dan lebih modern dengan kelompok yang relatif terbelakang.

Pertahanan Keamanan. Bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara yang terjadi saat ini menjadi bersifat multi dimensional yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri, hal ini seiring dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan   dan   teknologi,   informasi dan komunikasi. Serta sarana dan prasarana pendukung didalam pengamanan   bentuk ancaman yang bersifat multi dimensional yang bersumber dari permasalahan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya.

Bahaya Disintegrasi Bangsa
Indonesia sebagai negara kepulauan (Archipelagic State) yang memiliki keanekaragaman baik dilihat dari segi ras, agama, bahasa, suku bangsa dan adat istiadat, serta kondisi faktual ini disatu sisi merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain yang tetap harus dipelihara. Keanekaragaman tersebut juga mengandung potensi konflik yang jika tidak dikelola dengan baik dapat mengancam keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, seperti gerakan separatisme yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akibat dari ketidakpuasan dan perbedaan kepentingan yang dapat mengakibatkan terjadinya disintegrasibangsa. Potensi disintegrasi bangsa di Indonesia sangatlah besar hal ini dapat dilihat dari banyaknya permasalahan yang kompleks yang terjadi dan apabila tidak dicari solusi pemecahannya akan berdampak pada meningkatnya konflik.
Kondisi ini dipengaruhi pula dengan menurunnya rasa nasionalisme yang ada didalam masyarakat dan dapat berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan yang akhirnya mengarah kepada disintegrasi bangsa, apabila tidak cepat dilakukan tindakan-tindakan yang bijaksana untuk mencegah dan menanggulanginya sampai pada akar permasalahannya secara tuntas makaakan menjadi problem yang berkepanjangan.
Nasionalisme yang melambangkan jati diri bangsa Indonesisa yang selama ini demikian kukuh, kini mulai memperlihatkan keruntuhan. Asas persamaan digerogoti oleh ketidakadilan pengalokasian kekayaan yang tidak berimbang antara pusat dan daerah selama ini. Menurut Aristoteles, persoalan asas kesejahteraan yang terlalu diumbar, merupakan salah satu sebab ancaman disintegrasi bangsa, di samping instabilitas yang diakibatkan oleh para pelaku politik yang tidak lagi bersikapnetral. Meskipun barangkali filosof politik klasik Aristoteles dianggap usang, namun bila dlihat dalam konteks masa kini, orientasinya tetap bisa dijadikan sebagai acuan. Paling tidak untuk melihat sebab-sebab munculnya disintegrasi bangsa. Maka menyikapi berbagai kasus dan tuntutan yang mengemuka dari berbagai daerah sudah barang tentu diperlukan konsekuensi politik dan legitimasi bukan janji-janji sebagaimana yang dikhawatirkan oleh banyak kalangan.

Upaya Mencegah Disintegrasi

Indonesia akan disintegrasi atau tidak pasti akan menimbulkan pro dan kontra yang disebabkan dari sudut pandang mana yang digunakan. Reformasi sudah berjalan kurang lebih 10 tahun, apa yan telah didapat, bahkan rakyat kecil sudah mulai menilai bahwa kehidupan di masa Orde Baru lebih baik bila dibandingkan dengan saat ini. Pandapat rakyat tersebut terjadi karena hanya dilihat dari sudut pandang harga kebutuhan pokok sehari-hari dan itu tidak salah karena hanya satu hal tersebut yang ada dibenak mereka. Kemudian ada kelompok masyarakat yang selalu menuntut kebebasan, dan oleh kelompok yang lain dikatakan sudah keblabasan. Kemudian timbul kembali pertanyaan apa itu reformasi? Yang jelas bangsa Indonesia semua menginginkan kehidupan yang lebih baik melalui reformasi setelah hidup di era Orde Baru.
Dengan demikian bangsa ini sudah mendekati disintegrasi kalau tidak memiliki pegangan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh bangsa dan negara ini dalam upaya untuk bangkit kembali, yaitu :
Pancasila dan UUD1945 harus digemakan lagi sampai ke rakyat yang paling bawah, dalam rangka pemahaman dan penghayatan.
GBHN yang pernah ada yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam membangun bangsa dan negara perlu dihidupkan kembali.
Para tokoh dan elit bangsa harus dapat memberi contoh dan menjadi cintoh rakyat, jangan selalu berkelahi dan saling caci maki hanya untuk kepentingan kelompok atau partai politiknya.
Budaya bangsa yang adi luhung hendaknya diangkat untuk diingat dan dilaksanakan oleh bangsa ini yaitu budaya saling hormat menghormati.
TNI dan POLRI harus segera dibangun dengan tahapan yang jelas yang ditentukan oleh DPR. Jangan ada lagi curiga atau mencurigai antar unsur bangsa ini karena keselamatan bangsa dan negara sudah terancam.

Cara Menanggulangi Disintegrasi Bangsa

Dari hasil analisis diperlukan suatu upaya pembinaan yang efektif dan berhasil, diperlukan pula tatanan, perangkat dan kebijakan yang tepat guna memperkukuh integrasi nasional antara lain :
Membangun dan menghidupkan terus komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu.
Menciptakan kondisi dan membiasakan diri untuk selalu membangun konsensus.
Membangun kelembagaan (pranata) yang berakarkan nilai dan norma (nilai-nilai Pancasila) yang menyuburkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Merumuskan kebijakan dan regulasi yang konkret, tegas dan tepat dalam aspek kehidupan dan pembangunan bangsa yang mencerminkan keadilan bagi semua pihak, semua wilayah.
Upaya bersama dan pembinaan integrasi nasional memerlukan kepemimpinan yang arif dan bijaksana, serta efektif.

Sumber :

http://apasihmaumu.blogspot.com/2012/06/integrasi-nasional.html

http://april-delapan.blogspot.com/2013/02/disintegrasi-bangsa.html

CONTOH TEKS EKSPLANASI (B. INDONESIA)

CONTOH TEKS EKSPLANASI
Fenomena Penggunaan Zat Kimia Berbahaya Dalam Jajanan Pasar
Istilah “jajanan pasar” adalah makanan yang banyak ditemui di pasar tradisional dengan harga relatif terjangkau. Pada umumnya, konsumen jajanan pasar adalah masyarakat sekitar yang masih awam. Jajanan pasar juga sangat menarik perhatian bagi anak-anak, karena warna dan rasanya.
Tetapi saat ini marak penggunaan bahan kimia berbahaya pada jajanan pasar. Produsen jajanan pasar menambahkan bahan kimia berbahaya seperti bleng/boraks, tawas, dan pewarna tekstil pada olahannya. Hal ini dilakukan demi meraih keuntungan. Karena mahalnya bahan-bahan alami, produsen mencampurkan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut agar menurunkan biaya produksi.
Bleng/boraks misalnya. Bahkan banyak orang-orang awam yang tidak tahu bahwa bleng sama dengan boraks!!! Seperti pada pengolahan kerupuk gendar, ongol-ongol, dan lain-lain. Bleng bahkan sudah digunakan secara turun-temurun dalam banyak industri kerupuk gendar di Indonesia!!! (Hari Aji, 2012). Boraks , dengan rumus kimia Na2B4O7•10H2O (Wikipedia, 2015) sebaiknya tidak digunakan dalam bahan makanan. Dalam jangka panjang boraks dapat menyebabkan keruskaan otak (Wikipedia, 2015).
Tawas juga digunakan dalam makanan!!! Pedagang bakso menggunakan tawas untuk mengenyalkan adonan bakso agar lebih nikmat dan awet. (Marsudijono, 2011). Pedagang bakso juga menggunakan tawas karena mereka mengolah daging sapi busuk (demi memperoleh keuntungan), sehingga tawas digunakan untuk mencegah berkembangnya bakteri. Mengkonsumsi tawas dapat menyebabkan hal yang fatal dalam jangka panjang, seperti kanker hati (Marsudijono, 2011).
Terakhir, pewarna tekstil. Pewarna methanyl yellow digunakan untuk menarik minat anak-anak, sasaran utama jajanan pasar, sehingga warna lebih menarik/mencolok, tetapi biaya produksi lebih rendah. (Nana, 2011)
Kasus-kasus diatas mengingkatkan kita agar lebih waspada terhadap fenomena zat kimia berbahaya pada jajanan pasar. Jangan sampai anak-anak generasi penerus bangsa diracuni oleh jajanan pasar dengan campuran zat kimia berbahaya.
Sumber :
1. http://ervinanana.blogspot.com/2011/11/bahaya-makanan-yang-menggunakan-zat.html
2. http://marsudijono-matahari.blogspot.com/2011/08/bahaya-mengkonsumsi-makanan-mengandung.html
3. http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2012/12/27/ternyata-bleng-boraks-514375.html
4. http://en.wikipedia.org/wiki/Borax

Nilai :
Paraf :